<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Ku Biarkan Rinduku Mengendap</title>
	<atom:link href="http://fitri-asad.blog.friendster.com/2007/07/ku-biarkan-rinduku-mengendap/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fitri-asad.blog.friendster.com/2007/07/ku-biarkan-rinduku-mengendap/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 09:09:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: Ayesha</title>
		<link>http://fitri-asad.blog.friendster.com/2007/07/ku-biarkan-rinduku-mengendap/#comment-14</link>
		<dc:creator>Ayesha</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Sep 2007 01:01:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fitri-asad.blog.friendster.com/2007/07/ku-biarkan-rinduku-mengendap/#comment-14</guid>
		<description>ahahahah.... kayaknyah inih sejenis ama puisikuh yang salah kirim kemaren ituh, heu... heu... kukira gunung rindumu telah mencair, terbendung dalam telaga cinta, menguap bersama mentari, untuk seterusnya menyatu yang butirannya akan menyebar membangunkan benih2 tanaman yang tertidur kehausan, cieeehhhhhhh
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ahahahah&#8230;. kayaknyah inih sejenis ama puisikuh yang salah kirim kemaren ituh, heu&#8230; heu&#8230; kukira gunung rindumu telah mencair, terbendung dalam telaga cinta, menguap bersama mentari, untuk seterusnya menyatu yang butirannya akan menyebar membangunkan benih2 tanaman yang tertidur kehausan, cieeehhhhhhh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
