Letih

Kadang letih menjelma nyata dalam kenadiran diri
Letih untuk mengepakkan kembali sayap ini
letih tuk menengadah ke angkasa menantang langit
tapi, iman di dada melonjak-lonjak mencari pemenuhan yang hakiki

setengah tersungkur dalam
ku coba menjahit keping semangatku yang entah berceceran di mana
walaupun tak sempurna
banyak tanya yang terselip dalam serat-setar syarafku
tanya yang kadang menuntunku ke dalam keraguan tentang impian sebuah negeri yang kita perjuangkan

sepi juga kadang mencumbuiku
menyeretku utnuk bersembunyi dari kawan-kawan
yang selalu mengingatkakanku tentang langit yang masih pekat
oh…….aku kadang ingin tidur lelap
bersama impian-impian pribadiku
apakah aku salah???
kalau itu yang sering hadir

oohhh…toloooooooooooong

(bersama senja, di depan komputer, ditemani asap rokok yang mengusik rongga hidungku)

2 Responses to “Letih”

  1. anonymouz Says:

    erm…
    gr8!

  2. anonymouz Says:

    yeah…
    gr8, superb…

    i got the feeling, Sist..

    Incredible, marvelous..

    representation of Urs

    erm…
    “U can be anything U want to be, just turn Ur self into anything that U could ever be, be free with Ur tempo, surrender Ur ego, be free to Ur self…(Queen’s Innuendo)”

Leave a Reply